Kertas Ramah Lingkungan

(Environmentally Friendly Paper)

(0)
  • Inovator:
    • 1. Prof. Khaswar Syamsu, Ph.D
    • 2. Han Roliadi
    • 3. Siti Sartika Hardiyanti
  • Kategori: Material Maju

Deskripsi Singkat

Penggunaan kertas yang semakin hari semakin tinggi beresiko meningkatkan lagi penggundulan hutan di berbagai belahan dunia, khususnya Indonesia. Akibatnya penyerapan gas CO2 oleh tumbuhan semakin berkurang dan memicu percepatan pemanasan global. Pembuatan kertas ini mengadaptasi proses pembuatan kertas kovensional dari selulosa kayu dengan proses yang lebih sederhana. Kualitas kertas yang dihasilkan terbukti lebih baik dari kertas konvensional, hal ini terbukti dari tingginya indeks tarik.

Description :

The growing demand for paper, might accelerate deforestation, which is already a global concern, specifically in Indonesia. Trees are important as they breath in carbon dioxide and counteract the greenhouse effect. Finding another way to produce paper, from renewable materials other than wood, such as microbial cellulose from coconut water might be an alternative. The process is similar with the conventional one, plus the paper quality is better.
Keunggulan :
1. Berbahan baku dari komoditas (selulosa mikrobial dari air kelapa) dengan periode produksi dan panen yang jauh lebih pendek jika dibandingkan dengan kayu 2. Selulosa mokrobial relatif murni sehingga tidak memerlukan bahan dan proses delignifikasi 3. Memiliki warna yang cenderung putih/bening sehingga relatif tidak/kurang memerlukan bahan dan proses pemutihan 4. Memiliki beberapa sifat fisik yang lebih baik dibandingkan kertas dari selulosa kayu, batang pisang dan jerami Sumber: 100 plus Inovasi Indonesia
Status Paten :

Paten granted ()

Tidak Ada
KEMBALI KE ATAS