Berkat Biji Buah, Lalat Kini Musnah

(0)
  • Inovator:
    • 1. Meriza Fitri
    • 2. Upik Kesumawati Hadi
    • 3. Supriyono
    • 4. Kiki Dwi Restika
    • 5. Isna Lailatur R
    • 6. Haddi Wisnu Yudha
  • Kategori: Biomedis

Deskripsi Singkat

Tanaman Bintaro merupakan tumbuhan mangrove yang tumbuh subur dan mudah, mengandung banyak senyawa metabolit beracun yang mudah diperoleh, aman bagi masyarakat, ramah lingkungan, dan cocok digunakan sebagai biolarvasida. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan biji buah Bintaro, dengan hasil akhir berbentuk serbuk. Dalam konsentrasi 80% menghasilkan tingkat kematian 90% dalam 4,9 jam.

Description :

Bintaro plant fruits are usually thrown away unused, although they are known to contain toxic metabolites compounds, which are safe to humans, environmentally friendly and suitable as biolarvicides. Bintaro fruit seeds are extracted using maceration method, with the final results in the form of powder. In 80% concentration, it is proven to be effective as biolarvicides (90% mortality in 4,9 hours).
Keunggulan :

1. Produk biolarvasida lalat rumah satu-satunya di Indonesia.

2. Murah dan praktis, dengan bahan baku buah Bintaro yang berlimpah dan tidak termanfaatkan.

3. Aman dan ramah lingkungan, karena berbahan baku ilmiah. 

Status Paten :

Ingin Namun Belum Didaftarkan

Tahap Pengembangan :

Pembuktian konsep

Nilai TKT :

3

Potensi Aplikasi :

Industri pakan hewan, industri hama dan penyakit hewan, industri makanan, TPA, dan industri peternakan (terutama unggas).

Kolaborasi yang diinginkan:
  • Kerjasama Pra Lisensi
  • Kerjasama Lisensi
  • Kerjasama Pemasaran Produk
  • Kerjasama Pengembangan Skala Produksi (Uji Skala Industri)
  • Joint Venture
  • Tidak Ada

    INOVASI TERKAIT

    KEMBALI KE ATAS