Siput Sakti Lawan Bakteri

(0)
  • Inovator:
    • 1. Prof. Dr. Ir. Nuri Andarwulan, M.Si
  • Kategori: Biomedis

Deskripsi Singkat

Inovasi ini berhubungan dengan invensi antibiotik alami dari hewan laut siput gonggong (Leavistrombus turturella), dimana ditemukan bahwa siput ini kaya akan peptida antimikroba (AMPs) yaitu peptida pendek (peptida sederhana) dengan berat molekul rendah (1.4 kDa). Peptida antimikroba atau Antimicrobial Peptides (AMPs) merupakan senyawa dengan bobot molekul rendah, berupa protein atau peptida pendek yang diproduksi oleh sel-sel dan jaringan dalam tubuh makhluk hidup yang dapat berperan dalam sistem pertahanan tubuh, mulai dari prokariot, tumbuhan, hewan dan manusia. AMPs memiliki aktivitas menghambat atau membunuh mikroba, sehingga dapat membantu pada kasus resistensi pada antibiotik.

Description :

This innovation refers to the invention of natural antibiotic in Bintan gonggong snails (Leavistrombus turturella). It was found that these snails are rich in antimicrobial peptides (AMPs) in the form of short peptides (simple peptides) with low molecular weight (1.4 kDa). AMPs are compounds with low molecular weight, in the form of proteins or short peptides produced by cells and tissues in living things that can play a role in the body's defense system, in prokaryotes, plants, animals as well as in humans. AMPs have the activity of inhibiting or killing microbes, so that it can help solve the problem of resistance to antibiotics.
Keunggulan :
  • AMPs siput gonggong terbukti memiliki kemampuan menghambat atau membunuh mikroba secara efektif. 
  • AMPs siput gonggong memiliki kemampuan mekanisme patogen eliminasi bakteri (sifat anti resisten) sehingga dapat menanggulangi masalah resistensi antibiotik secara alami
  • Siput gonggong merupakan makanan laut yang dikenal oleh kebanyakan masyarakat pesisir, sehingga ketersediaannya cukup terjamin.  
Status Paten :

Ingin Namun Belum Didaftarkan

Tahap Pengembangan :

Prototype Skala Lab

Nilai TKT :

4

Potensi Aplikasi :

Inovasi masih dapat dikembangkan secara luas menjadi sediaan-sediaan sebagai pangan fungsional, baik dikonsumsi sebagai sajian siput gonggong rebus, atau disajikan sebagai produk makanan suplemen; untuk mengatasi masalah resistensi pada pemakaian antibiotik konvensional.

Kolaborasi yang diinginkan:
  • Kerjasama Pra Lisensi
  • Kerjasama Lisensi
  • Kerjasama Pemasaran Produk
  • Tidak Ada

    INOVASI TERKAIT

    KEMBALI KE ATAS